ak tak mengerti banyak ttg cinta, tapi ak tau, sekarang ak sedang menelan rindu sambil mengubur sebuah hati yang luka bersama mimpi-mimpi yang sempat ingin ku bangun bersamamu.
perempuanku-ak pergi-membawa ransel berat berisi harapan akan mimpi baru menelusuri sebuah jalan gelap tanpa mau lagi menoleh ke belakang sambil menelan pahitnya cinta yang memudar.
karena ak tau, diujung jalan ini-berdiri seorang perempuan yg tak ku tau siapa namanya, tak pula ku tau rupanya.
perempuanku-ini kali terakhir ak berbicara ttg hati yg sedang kukubur kpadamu. ini juga puisi terakhir yang kutulis untukmu.
waktu-hanya itu yang kubutuh utk mengobati lukaku.
ak pergi-ak pasti akan merindu akn cintamu.
selamat tinggal perempuanku.
Ps :
tulisan ini lahir waktu perempuanku lagi pergi ke luar kota dan we had a fight... peace donk, jangan berantem pas lagi jauh ah...



Tidak ada komentar:
Posting Komentar