Sedikit Perjalanan Tentang Kamu... tentang Aku... Tentang Kita... Tentang Cinta...

Jumat, 16 Mei 2008

Tuk Mama...

perempuan itu duduk dengan perasaan sakit yang berkecamuk dalam prosesnya memahami luka yang telah dia torehkan sendiri dengan begitu dalam.

dari luka itu darah terus menerus menetes ketika kami duduk berhadapan... kami begitu dekat namun hati kami begitu jauh... teringgal di persimpangan ketika kami memutuskan untuk memmlih jalan yang berbeda.

ketika aku sibuk menjelaskan pada mu tentang hak ku, kau pun sibuk menjelaskan tentang hak mu...

huffff...

aku tau ketika aku membicarakan hak ku, mungkin akan berseberangan dengan hak mu...
tapi bukankah hal yang sama dengan terjadi juga pada diriku..??

hak mu... apakah kau benar2 tau hak mu?

aku sibuk bertanya,
kenapa kau sibuk mencari kebahagiaanmu? sementara kau tidak tahu apa kebahagiaanmu?
bagaimana rupa kebahagiaanmu? apa rasa kebahagiaanmu?
tak sadarkah kau telah menggadaikan kebahagiaanmu sendiri jauh sebelum kau mengenalnya?

aku terus menerus bertanya,
kenapa kau harus terbelenggu didalam pemikiran orang ketika kau memiliki pikiran sendiri?
kenapa kau membiarkan perasaan kau terikat pada perasaan orang ketika Tuhan memberikan kau perasaan sendiri?
kenapa kau harus berjalan di atas kehendak orang ketika kau punya kehendak sendiri?

tak sadarkah kau, kau telah mengikat jiwa dan ragamu sendiri pada sebuah rantai panas dan membiarkan sebuah pedang menusuk mu terus menerus?

aku telah berdamai dengan diriku sendiri... tak dapatkah kau melakukan hal yang sama?

ketika aku membisikan kata "aku mencintai mu", bukan berarti aku harus membakar cintaku pada diriku sendiri pada sebuah anglo kecil yang berbahan bakar cinta mu.

(ini bukan puisi... ini hanya jeritan hati seseorang manusia yang mencintai manusia lain dengan sepenuh hati. dan cinta itu telah menancapkan satu kecil paku di dalam hati ku hari ini.)

PS:
Tuk Mama... apapun orientasi seksualku, mungkin itu menyakitkan untukmu, tetapi aku akan selalu menyayangimu...


Tidak ada komentar: